Program Belajar Bekerja Terpadu/Co-op 2014

KATA PENGANTAR

Salah satu upaya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dalam meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi adalah menyelenggarakan program bekerjasama dengan institusi/dunia usaha/UKM/UMKM yang merupakan pemangku kepentingan lembaga pendidikan tinggi.

Salah satu bentuk program tersebut adalah Co-operative Academic Education (Co-op) atau disebut Program Belajar Bekerja Terpadu (PBBT) di industri/Usaha Kecil Menengah  (UKM)  yang  kemudian  pada  tahun  2009  mulai  dianjurkan  mengambil lokasi di Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Program Co-op di UMKM dikembangkan mengingat bahwa UMKM merupakan penunjang ekonomi negara pada saat terjadi krisis ekonomi di Indonesia dan keinginan pemerintah agar lulusan perguruan tinggi tidak hanya mampu menjadi pencari kerja tetapi juga harus mampu menyediakan /menciptakan lapangan kerja berbekal pengalaman kerjanya di UMKM.

Berbeda dengan di industri/UKM, Co-op di UMKM memiliki lingkup yang relatif kecil, maka mahasiswa dapat lebih berperan di dalam mengelola dan atau upaya pengembangan usaha. Penyelenggaraan program berdurasi 3 (tiga) tahun yang setiap tahunnya mahasiswa bekerja di UMKM sekurang-kurangnya selama 4 (empat) bulan efektif. Keberlanjutan program/pemberian hibah setiap tahunnya didasarkan atas hasil monitoring  dan  evaluasi  yang  dilakukan  setiap  tahun  serta  penilaian  kelayakan proposal untuk melihat kelayakan bagi perpanjangan usulan tahun berikutnya.

Pedoman  program  Co-op  UMKM  ini  merupakan  revisi  ke  tiga  yang  dibuat  lebih lengkap agar perguruan tinggi yang berminat memiliki gambaran lebih lengkap tentang tata cara pengusulan proposal serta prosedur dan mekanisme pelaksanaan programnya.

Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak terutama tim Co-op yang telah membantu revisi buku pedoman ini.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan

Illah Sailah

Unduh Panduan: PEDOMAN PROGRAM COOP UMKM 2014