Islamic Economics

  Meskipun FEB-UHAMKA belum menyelenggarakan Program Studi Ekonomi Islam (sedang diusulkan, kok lama banget..?), tetapi sejak awal berdirinya telah mengajarkan Ekonomi Islam kepada mahasiswa selama minimal 2 semester (Ekonomi Islam I & II). Di samping itu, diajarkan pula Akuntansi Syariah, Perbankan Syariah, dan Studi Islam (seperti: Bahasa Arab, Aqidah, Ibadah-Akhlaq, Mua’malah, dll).

    Oleh karena itu, di tengah perkembangan ekonomi Islam yang semakin pesat, terutama di bidang keuangan dan perbankan syariah, maka ada baiknya jika kita, HIMA Studies Club juga belajar tentang ilmu tersebut secara baik. Apalagi di beberapa negara maju (terutama Barat) juga menggiatkan studi ekonomi Islam melalui beberapa universitas terkemuka, diantaranya Durham University, Exeter University . Sebagai negeri berpenduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi yang besar pula untuk mampu mengembangkan ekonomi Islam atau ekonomi syariah. Dari sisi permintaan tenaga kerja pun di bidang ekonomi syariah juga masih melimpah. Ini peluang bagus bukan?