Meski dilaksanakan setiap tahun, tak jarang diantara kita belum memahami betul tentang syariat kurban. Karenanya, apa yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Uhamka (FEB-Uhamka) sangat penting. Sabtu, 18 Juni FEB Uhamka menyelenggarakan pengajian karywan dan dosen dengan tema,”Fikih Kurban, Motivasi, Konsep dan Implementasinya”. Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Ustadz H. Nandi Rahman, M.A., Ketua Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqah Muhammadiyah Uhamka (Lazismu Uhamka).
Menurut Wakil Dekan IV, Dr. Tohirin, S.H.I, M.Pd.I., selaku koordinator bidang keislaman, kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan sumberdaya manusia terkait dengan ajaran Islam. “Ini merupakan implementasi dari darma pertama di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yaitu darma Al Islam dan Kemuhammadiyah yang merupakan ruh PTM,” tutur Tohirin.
Hadir pada acara tersebut para pimpinan FEB Uhamka mulai dari Dekan, para Wakil Dekan, hingga Kaprodi. Peserta dosen dan karyawan yang hadir sebanyak 70 orang. Acara dilakukan melalui zoom meeting karena secara kebetulan berbarengan dengan beberapa acara di kampus secara offline, sedangkan kampus masih melakukan pembatasan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan karena covid-19.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Nandi Rahman menjelaskan bahwa kurban merupakan syariat Islam yang syarat dengan pesan moral. “Syariat kurban mendidik kita untuk peduli pada orang lain. Agar kita mau mengorbankan apa yang kita punya demi menolong orang lain,” tegas Nandi Rahman. Lebih lanjut ia menegaskan bahwa Allah tidak membutuhkan daging kurban. Semuanya diambil dan dimakan manusia. Allah hanya ingin melihat bahwa hambaNya taat kepadaNya.
Di akhir acara, Dr. Zulpahmi, M.Si., Dekan FEB Uhamka mengajak seluruh sivitas akademika untuk menyalurkan kurbannya melalui Lazismu Uhamka. Daging kurban itu menurutnya nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar. Sebagian didistribusikan dalam bentuk kambing hidup untuk disembelih di daerah-daerah tertinggal yang sangat membutuhkan, “Setiap tahunnya kita selalu memberikan setidaknya 2-3 ekor kambing untuk masyarakat terdekat,” imbuh Zulpahmi.