Meski aktivitas mengajar sangat terbatas saat pandemi  namun Universitas Prof. Dr. Hamka (Uhamka) tetap aktif membangun kerjasama dengan sejumlah kampus di luar negeri. Kini Uhamka menjalin kerjasama dengan salah satu kampus ternama dari Uzbekistan, yaitu Tashkent State University of Economics (TSUE).

Ketua Unit Kerjasama Uhamka Dr. Purnama Syaepurrohman  mengatakan pihak Uhamka yang menghubungi kampus TSUE untuk mengadakan pertukaran dosen. Jadi ada dosen TSUE yang mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Uhamka sebaliknya, ada juga dosen Uhamka yang mengajar di TSUE.  Lebih lanjut, Purnama juga menegaskan kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas akademik di kampus masing-masing.

Dari Uhamka telah dibentuk satu tim yang terdiri dari empat dosen, yaitu:

  1. Ahmad Diponegoro (Pascasarjana Uhamka)
  2. Gusniarti (Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam/FAI)
  3. Ambarsari (Prodi Manajemen FEB)
  4. Beta Perkasa, M.A. (Prodi Mananajemen FEB)

Keempat dosen tersebut akan mengajar mata kuliah Ekonomi Makro setiap minggu. Kuliah dari tim Uhamka  akan diikuti oleh 30 mahasiswa TSUE dari jurusan Analisis Ekonomi (serumpun dengan Ilmu Ekonomi).

Kordinator tim yaitu Dr. Ahmad Diponegoro sejak selasa, 2 Maret 2021 pukul 16.00 WIB, sudah mulai mengajar topik “Pengantar dan Indikator Ekonomi Makro” dengan pengajaran daring (online). Dipo mengapresiasi mahasiswa dan dosen TSUE yang cukup aktif bertanya saat kuliah pertama berlangsung. Di kampus TSUE, aktivitas kuliah sudah dilakukan offline. Jadi mahasiswa yang ikut kuliah dengan dosen dari Uhamka berkumpul di satu ruang kelas.

Dalam kesempatan pertama ini juga, Dipo memperkenalkan sistem pengajaran Online Learning Uhamka (OLU). Melalui OLU, mahasiswa di TSUE bisa mengakses materi kuliah, tugas dan berdiskusi secara daring dengan dosen dan mahasiswa lain. Uhamka sendiri akan memulai aktivitas kuliah pada semester  genap ini mulai 15 Maret 2021.

TSUE merupakan salah satu kampus ekonomi terbesar di Asia Tengah yang memiliki lima fakultas , 28 jurusan keilmuan dan sekitar 10.000 mahasiswa. Kampus yang terletak di kota Tashkent ini merupakan kampus pertama di Uzbekistan yang mengadopsi kurikulum Amerika dengan bahasa Inggris.

 

Tinggalkan Balasan